SEJARAH PENERJEMAHAN part 2| JASA TRANSLATOR

diterjemahkan oleh: Rizka Ayu

jasa-penerjemah1 copySebagai seorang pelanggan dari Jasa Penerjemah atau Jasa Translate, anda mungkin bertanya-tanya, standar apa yang digunakan dalam penerjemahan? Atau bagaimana seharusnya penerjemahan yang baik itu? Berikut ini kami akan berbagi informasi kepada anda, penerjemah seperti apa yang harus anda pilih.

PENDAPAT PARA SARJANA

Jacobson (1060, 1966) dan Spitzer (1948)

“Terjemahan untuk teks kesusasteraan mementingkan gaya bahasa agar seni dan apresiasinya kekal”.

Kade (1965, 1968), Charles Morris (1972), Neubert (1968, 1922)

“Teliti ayat demi ayat ketika menerjemah agar terjemahan itu lebih bermutu dan baik.”

Kedua tokoh ini memperkenalkan Proses Penerjemahan Asas.

C.S. Peirce (1934):

Pengasas Teori Terjemahan Makna yang mengatakan tafsiran makna itu bebas mengikut penafsirnya. Beliau memperkenalkan penafsiran budaya dan polimakna. Contoh: snow (BI), potong (bahasa Melayu) dan cat (Afrika).

Savory 1957, Reiss 1971

Kata mereka terjemahan perlu memastikan isi teks untuk menghasilkan teks terjemahan yang baik dan bermutu tinggi;  ciri terjemahan bermutu ialah isi, makna dan budaya yang tepat.

Harris 1977, Vasquez 1977

Mereka memperkenalkan Panduan terjemahan yang dikenali sebagai Teori Cantuman.

Teori Cantuman ini menggabungkan pemikiran, makna, bahasa, budaya dan tata bahasa.  Terjemahan cantuman ini dikenali juga sebagai Terjemahan Menyeluruh atau Global.

Teori ini mengandungi proses:

  1. Buat satu kerangka dasar sebagai panduan.
  2. Atur dan susun untuk mudah menterjemah.
  3. Menilai terjemahan.

Komissarov 1973

Memperkenalkan teori penerjemahan yang mengandungi 3 unsur:

  1. Kaedah Maklumat (denotatif). Contoh: baginda (dalam masyarakat melayu panggilan untuk raja; maklumat ini membantu penerjemah menerjemah dengan tepat.
  2. Kaedah Makna: menentukan makna itu tepat.
  3. Kaedah Transformasi: mengubah makna global ke bahasa sasaran (hanya mengalih bahasa saja, penyusunan kembali, unsur makna).

Vinay dan Davbelnet 1976

Terdapat 7 tatacara penerjemahan:

  1. Alih huruf atau bahasa. Contoh dari bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia.
  2. Pinjam terjemah. Contoh diksi radio kepada radio.
  3. Terjemah secara harfiah (kata demi kata).
  4. Penyusunan kembali
  5. Penyesuaian
  6. Kesepadanan
  7. Penyempurnaan

jasa translate bahasa inggris, jasa penerjemah dokumen,  Jasa penerjemah, jasa translate,  jasa translator, jasa translate murah, penerjemah online, penterjemah, penerjemah bahasa inggris,   jasa translate bahasa inggris

Harris 1977

Terjemahan ini disebut juga dengan Terjemahan Bersama (terjemahan modul yang panjang yang dibuat dalam kumpulan).  Langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Mengetahui tujuan teks
  2. Tujuan penerjemahan (bacaan umum / semua orang atau khusus / misalnya anak-anak).
  3. Sasaran (resmi, formal, biasa, pentadbiran, slanga, dialek, iklan dan sebagainya).
  4. Emosi
  5. Aras (umum, perantara, teknikal)
  6. Genre (Sains, bukan sains dll).
  7. Mutu teks (A,B,C,D).

Ainon Mohammad, E.A. Nida: 1973, 1976, 1977

Teori Terjemahan Dinamik terdapat 6 hal penting, yaitu:

  1. Penyalinan semula maklumat (boleh menggunakan kata kunci untuk memahami dan menyalin semula maklumat).
  2. Persamaan, bukan keserupaan (contoh: setiap negara mempunyai warna diraja; Malaysia warna kuning, England warna biru).
  3. Persamaan yang nyata (sesuai dengan budaya. Contoh: ‘Cantik seperti Cinderella’ lebih sesuai digunakan di Barat, sedangkan di Malaysia, ‘Cantik seperti Tun Teja’ lebih sesuai).
  4. Persamaan terdekat
  5. Keutamaan makna
  6. Kepentingan gaya (mengikut laras: sastra, sukan, ekonomi, perubatan, dsb.).

Seperti yang telah dijelaskan di atas. Proses penerjemahan sebuah dokumen, terutama dokumen penting yang sangat berharga, harus dilakukan dengan hati-hati dan diperiksa berulang kali. Tidak semua penyedia JASA TERJEMAHAN akan melakukan hal tersebut. Hanya sebuh LEMBAGA PENERJEMAHAN yang professional yang akan menjaga dan memastikan hasil terjemahannya berkualitas tinggi, dengan melakukan penerjemahan yang teliti dan sekaligus melakukan beberapa proses editing. Kami adalah JASA PENERJEMAH yang terpercaya, JASA TRANSLATOR yang akan mengemban amanah penerjemahan dari anda dengan serius. Karena setiap dokumen yang anda diterjemahkan adalah dokumen yan essensial bagi anda, dan kami akan melakukan yang terbaik. Percayalah pada LEMBAGA PENERJEMAHAN kami. Apabila anda membutuhkan JASA TRANSLATOR, JASA PENERJEMAH, JASA TRANSLATE, JASA PENERJEMAHAN, LAYANAN PENERJEMAHA, atau LEMBAGA PENERJEMAHAN yang resmi, professional, dan berkualitas, HUBUNGI KAMI:
085755137103 (Tlp/SMS/WA/LINE)082132381953 (Tlp/SMS)
email: penerjemahmalang@gmail.com
www.jasapenerjemahmalang.com

Incoming search terms:

  • Jasa Penerjemah Kota Malang Jawa Timur
  • ayat tentang jasa penerjemah
  • cara promosi jasa terjemah
  • jasa translate jurnal warnet kertosentono malang

SEJARAH PENERJEMAHAN | JASA TRANSLATE SELURUH INDONESIA

diterjemahkan oleh: Rizka Ayu

Penerjemah dari Masa ke Masa

Kata Yunani kuno untuk penerjemah atau juru bahasa adalah Hermêneus, yang secara langsung terkait dengan nama dewa Hermes. Verba Hermêneus berarti memaknai bahasa asing, menerjemahkan, menjelaskan, mengomentari, menuangkan dalam kata-kata, menyatakan, mendeskripsikan, dan menulis. Banyaknya arti lain untuk istilah Yunani yang mengacu pada penerjemah atau juru bahasa itu (perantara, penengah, dsb.) menunjukkan bahwa juru bahasa hampir bisa dipastikan telah ada pada jaman prasejarah – jaman ketika tulisan belum ditemukan.

penerjemah, translit, jasa translate, jasa translator, intepreter, translation service, jasa penerjemah, jasa penerjemah resmi, penerjemah bahasa, indonesia translatorPada jaman kuno, gagasan dan wawasan ditransfer dari satu budaya ke budaya yang lain, terutama melalui para musafir dan pedagang. Secara bertahap, penerjemahan mulai memainkan, dan terus memainkan, peran utama dalam perkembangan budaya dunia. Misalnya, penerjemahan memainkan peran besar dalam pergerakan pengetahuan dari Yunani Kuno ke Iran, dari India ke jazirah Arab, dari Islam ke Kristen, dan dari Eropa ke Cina dan Jepang.

Ada dua contoh historis besar bagaimana penerjemahan memperkenalkan satu budaya ke budaya yang lain. Pertama adalah penerjemahan kitab suci Budha dari berbagai ragam bahasa India ke dalam bahasa Cina. Kedua adalah penerjemahan karya-karya filsuf dan ilmuwan Yunani dari bahasa Yunani dan Syam ke dalam bahasa Arab, yang dengan demikian memperkenalkan mereka dengan dunia Islam.

Sejarah budaya dunia dari sudut pandang penerjemahan mengungkapkan adanya aliran gagasan dan bentuk yang konstan, dan aliran budaya yang secara konstan menyerap pengaruh-pengaruh baru berkat karya para penerjemah. Hal ini menghancurkan asumsi bahwa segala sesuatu berasal dari Barat dan mengalahkan gagasan pembatasan yang kaku antara Timur dan Barat.

“Para penerjemah telah menemukan huruf, membantu membangun bahasa dan menulis kamus. Mereka berjasa besar atas kebangkitan kesusastraan bangsa, penyebaran pengetahuan dan agama. Dengan menjadi importir nilai-nilai budaya asing dan pemain kunci di berbagai momen besar sejarah, para penerjemah dan juru bahasa telah memainkan peran yang menentukan dalam perkembangan masyarakat mereka dan telah berjasa dalam pengungkapan sejarah intelektual itu sendiri.” (“Translators through History”, Jean Delisle dan Judith Woodsworth, John Benjamins Publishing Co., 1995)

Berikut sejarah permulaan penerjemahan yang dilakukan mulai pada 3000 SM hingga sekarang. Pada abad 3000 SM, Batu bersurat 2 bahasa ditemui di Mesir (Zaman Mesir Tua).  Dengan  penemuan ini, sejarah penerjemahan bermula.

300 SM : Orang Roman telah menerjemahkan bahan dalam bahasa Yunani (Greek) ke bahasa Roman.

1100 M : Pada abad ke 12, Tariq bin Ziyaid (Gibraltar) berjaya menakluki Spanyol.

  • Lahir kerajaan Moor di Sepanyol. Bahan bahasa Arab diterjemah ke bahasa Eropa.
  • Terjemahan besar-besaran dari Tamadun Islam ke bahasa Greek.

Kemudian diwujudkan Sekolah Terjemahan Toledo, Spanyol yang bertujuan menerjemah ide Islam ke bahasa Greek (termasuk Sains Islam dan Falsafah Islam).

Tahun 1522, Martin Luther menerjemahkan kitab Injil ke bahasa Afrika.

1611 : Injil diterjemahkan ke bahasa Inggris berdasarkan versi Jerman dan Perancis.

1790 : Tyler berpendapat, “Terjemahan yang baik itu dapat dirasakan oleh pembaca seolah- olah karya itu karya asli.”

1923 : Benjamin menamakan terjemahan yang dihasilkan sebagai penyalinan semula (1920-an dianggap sebagai Zaman Penyalinan Semula).

1961 : Jumplet menamakan abad ke 19 dan 20 sebagai Zaman Penerjemahan.

Contoh tokoh penerjemahan yang memperkenalkan terjemahan harfiah (perkataan demi perkataan) :

  • Noralis (1798),
  • Goethe (1813/1814),
  • Humbold (1816),
  • Schleievmacher (1813),
  • Schopenhaner (1851),
  • Nietzsche (1882)

1900 –1990 :  Pemindahan teknologi memesatkan lagi proses terjemahan ke bahasa- bahasa:

  • Negara Miskin
  • Negara Berkembang
  • Negara Maju

Kegiatan penerjemahan ini penting karena setiap negara mempunyai Bahasa Kebangsaan sendiri.

Pada tahun 1911, Encyclopedia Britannica menyiarkan rencana menyatakan bahwa kebanyakan terjemahan dilakukan secara tidak tepat. Mutu terjemahannya rendah karena dikerjakan oleh orang yang kurang profesional. Encyclopedia Britannica menyarankan agar terjemahan dilakukan dengan tepat dan bermutu tinggi.jasa terjemahan inggris indonesia , penerjemah bahasa inggris, jasa translate bahasa inggris, , jasa translate bahasa inggris murah, penerjemah bahasa inggris ke Indonesia, jasa translate bahasa inggris, jasa translate ijazah1948 – 1970 : UNESCO mengeluarkan kenyataan terjemahan pesat berlaku 4 hingga 5 kali ganda untuk 3 bidang:

  • Pendidikan
  • Sains dan Sains Sosial
  • Kebudayaan

1948 – 1970 : Terjemah ke (UNESCO) :

  • Bahasa Inggris (USA)
  • Bahasa Jerman
  • Bahasa Russia

1959 : Tulisan kesusasteraan, falsafah, sains, perdagangan, diplomatik dan antara  bangsa dari     bahasa Latin dan Perancis telah diterjemahkan ke Bahasa Inggris. Dari bahasa Inggris ini, tulisan tersebut diterjemahkan pula ke bahasa-bahasa lainnya.

Pada masa kini, buku-buku Bahasa Inggris masih mendominasi buku-buku di IPTA.

Sesudah zaman penjajahan, penerjemahan menjadi sangat penting. Bahasa penjajah diturunkan kepada anak pribumi. Badan Antarbangsa mulai menumbuhkan perdagangan antarbangsa, kemajuan Sainscdan Teknologi bertambah dan maju. Bahasa lokal diperlukan untuk usaha-usaha promosi bahan komersial dan pemindahan Sains dan Teknologi, peranan penerjemah mendapat tempat untuk tujuan tersebut. Penerjemahan semakin diperlukan. Di Malaysia saja, badan-badan seperti Maktab Perguruan Sultan Idris Tanjung Malim dan Dewan Bahasa dan pustaka telah dibentuk.

1967 : Kesatuan Ekonomi Eropa mempunyai 16 ribu orang penerjemah khusus dalam  bidang ekonomi, jurnal dan lain-lain.

1972 : Spitzbart menyatakan 80 ribu jurnal stilistik diterjemahkan setiap tahun. Eropa memerlukan terjemahan bahan global dan mempunyai nilai komersial.

Hingga sekarang bukan hal yang awam lagi bagi masyarakat. Banyak tersedia penyedia JASA TRANSLATE atau JASA PENERJEMAH atau ada juga yang menyebut JASA PENERJEMAHAN. TRANSLATION SERVICE yang selalu menjaga kualitas dan mutu hasil terjemahannya, adalah penyedia jasa yang sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat dokumen yang diterjemahkan oleh masyarakat sangat berharga dan tidak jarang memiliki nilai yang tinggi.
lanjut ke sejarah penerjemahan 2

Anda mencari JASA TRANSLATE? Atau JASA PENERJEMAH? atau INTEPRETER PROFESSIONAL? Kami adalah LEMBAGA PENERJEMAHAN yang telah lama bergelut di bidang penerjemahan segala jenis dokumen, mulai dari dokumen perusahaan, pendidikan, artikel, buku, hingga dokumen resmi. Kami adalah PENERJEMAH TERPERCAYA. Kami siap membantu anda dalam segala situasi 24/7. Hubungi kami:
085755137103 (WA/Tlp/SMS)

082132381953 (Tlp/SMS)
email: penerjemahmalang@gmail.com